Tag Archives: pilihan

[Bunda Sayang] Game Level 1: Tantangan 10 Hari Komunikasi Produktif – Hari Ketiga

Ada saja alasan Nara untuk menunda sikat gigi. Awalnya dia bilang mau main funtastic learning dulu. Saya bisa saja kekeuh bilang ini waktunya sikat gigi, tidak main lagi malam-malam. Tapi, kami belum punya kesepakatan soal itu dan berdasarkan pengalaman, urusannya malah bisa jadi panjang. Jadi, saya mencoba mengganti perintah dengan pilihan.

“Kakak mau main setengah dulu, sikat gigi, baru lanjut main lagi sampai selesai, atau sikat gigi dulu, baru main satu halaman sampai selesai?”

Nara pilih main setengah halaman dulu. Tapi setelahnya dia lihat Nely lagi bikin nastar pesanan, terus menolak lagi diajak sikat gigi.

“Kakak mau sikat gigi dulu baru lihat Nely bikin kue lagi, atau lihat Nely bikin kue dulu sampai alarmnya bunyi baru sikat gigi?” Ujar saya memberi pilihan baru.

Nara mengambil pilihan kedua. Dia semangat memilih suara ayam sebagai bunyi alarmnya.

Di tengah sikat gigi, Nara mendadak mogok. Bilangnya mau minum dulu, yang tentu sulit, karena mulutnya masih penuh odol. Saya:

“Kakak mau selesain sikat giginya, jadi bisa langsung kumur lalu minum, atau mau tunggu Mama sikat gigi dulu, tapi belum boleh minum karena mulutnya masih penuh odol?”

Nara pilih selesaikan sikat giginya dulu. Setelahnya, dia kembali lari ke dapur untuk melihat Nelynya.

“Kakak mau langsung tidur atau lihat Nely bikin kue dulu sampai alarmnya bunyi?”

Nara pilih alarm, pilih suara yang berbeda untuk bunyi alarmnya. Malam pun berakhir dengan damai.

Dibutuhkan kesabaran yang banyak untuk melakukan ini, tapi hasilnya lebih menyenangkan sih. Minim pertengkaran dan luka hati di kedua belah pihak 😅

Click to Share