Tag Archives: New Experiences

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Aliran Rasa

Mengerjakan tantangan kali ini mengingatkan saya untuk lebih baik dalam mengamati kesenangan anak. Kegiatan mana yang membuat matanya berbinar, apa yang lebih sering dia mainkan atau dia minta untuk dilakukan.

Banyak dari kegiatan anak-anak merupakan sesuatu yang begitu sederhana bagi kita, namun sungguh menarik untuk mereka. Kegiatan ini mampu menarik perhatian dan fokus mereka hingga jangka waktu yang lama juga membuat mereka ingin melakukannya lagi dan lagi di berbagai kesempatan.

Setiap kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak, sesepele apapun kelihatannya bagi kita, sesungguhnya pasti membawa manfaat tertentu untuk mereka. Kegiatan ini juga menuntun ke kegiatan lainnya, yang jika kita amati, bisa menjadi sarana untuk mengenali anak-anak kita dengan lebih baik.

Untuk Nara dan Kyna, kegiatan yang menarik perhatian mereka sejauh ini seputar kegiatan praktis sehari-hari, bermain air, membaca buku, menggambar, menggunting, menyusun balok, mengambil foto, bergerak dan mengeksplorasi dunia luar.

Masih banyak kegiatan seputar itu yang bisa mereka lakukan, masih banyak pula kegiatan yang belum pernah mereka coba.

Perjalanan masih panjang, tapi paling tidak bertambah kesadaran, untuk lebih membebaskan anak-anak melakukan kegiatan yang mereka sukai dan mencoba banyak hal baru untuk mengetahui lebih banyak ketertarikan dan potensi mereka.

Click to Share

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Kelimabelas

Salah satu kebutuhan anak yang baik untuk perkembangannya adalah kegiatan mengekplorasi alam sekitarnya.

Semakin banyak dia berkunjung ke tempat yang berbeda, mencoba hal baru, melihat, mendengar, juga merasakan pengalaman baru, semakin kaya dia dengan pengalaman. Dengan demikian, semakin luas pula wawasannya akan dirinya, akan pilihan-pilihan hidupnya.

Hari ini, saya dan suami mengajak Nara dan Kyna ke sebuah perkampungan betawi di daerah Setu Babakan.

Di sana mereka naik sepeda kayuh berbentuk bebek (kami menyebutnya bebek-bebekan) untuk pertama kalinya. Tentu saya dan ayahnya yang mengayuh. Nara dan Kyna kebagian duduk di tengah dan melihat pemandangan.

Mereka bersemangat sekali. Nara ingin coba mengayuh, tapi karena kakinya tidak sampai, dia kemudian sibuk ingin mencoba setirnya 😅

Kyna awalnya terlihat takut, tapi tidak lama langsung merasa nyaman dan mau ikut menggerakkan setirnya juga.

19-04-13-23-02-18-106_deco

Setelah makan siang, kami melanjutkan dengan naik delman. Kendaraan yangbsudah jaramg ditemui di jalan umum dan selama ini hanya Nara dan Kyna dengar dari lagu saja.

Melihat delman yang bolak-balik di hadapan mereka, mereka pun tidak sabar untuk menaikinya.

Tanpa saya sangka, Nara berani duduk di depan sendirian. Sementara saya, ayah, dan adiknya duduk di belakang. Dia bangga bisa sama seperti dalam lagunya, “…Kududuk di muka. Kududuk samping Pak Kusir yang sedang bekerja…” 😆

Nara dan Kyna juga mau lebih banyak berjalan sendiri, padahal biasanya, terutama Nara, suka minta digendong saat sedang berjalan-jalan. Nara dengan senang berjalan sendiri, kadang diselingi berlari dan tidak mau digandeng. Saya izinkan selama dia berjalan di pinggir dan tidak terlalu jauh meninggalkan saya.

Malam harinya, saya mengajak Nara dan Kyna menceritakan kembali perjalanan mereka hari ini. Binar di mata mereka pun kembali saat mengulangi apa saja yang mereka ingat dari hari itu.

Alhamdulillah. Semoga setelah ini kita bisa lebih banyak pergi ke tempat baru dan mencoba beragam hal ya!