Tag Archives: melukis

[Bunda Sayang] Game Level 4: Tantangan 10 Hari Memahami Gaya Belajar Anak – Hari Keduabelas

Memanfaatkan tepung yang digunakan untuk tracing, saya mengajak Nara membuat cat.

Caranya sangat mudah. Tepung terigu yang sudah dipisahkan ke dalam tiga buah mangkuk dicampur air, lalu diaduk dan ditambahkan pewarna makanan.

Nara turut membantu mengaduk tepung dan air. Dia juga yang membuka botol pewarna dan menuangkannya ke dalam mangkuk lalu mengaduknya.

Kami sengaja hanya menggunakan tiga warna primer: Merah, biru, dan kuning. Agar Nara bisa mencoba dan melihat sendiri warna yang bisa dihasilkan dari percampuran ketiga warna tadi.

18-12-11-21-36-36-140_deco

Melukis menggunakan cat dari terigu ini ternyata lebih seru dari cat air yang biasa kami gunakan. Nara sampai menghabiskan empat kertas, mulai dari menggunakan kuas hingga tangan kosong untuk melukis.

Sayang sekali Kyna yang sedang tidur tidak ikutan.

Dari kegiatan ini, semua gaya belajar terstimulasi.

Nara mengikuti petunjuk membuat cat dengan baik (auditori). Nara mengidentifikasi warna-warna yang dilihatnya, termasuk mencoba-coba mencampur warna dan melihat hasilnya lalu menyebutkannya (visual). Gerakan-gerakan saat membuat cat maupun melukismembantunya belajar melakukannya dengan semakin baik (kinestetik).

Click to Share

[Bunda Sayang] Game Level 3: Tantangan 10 Hari Meningkatkan Kecerdasan Anak – Hari Kelima

Pada kegiatan melukis sore itu, saya meminta Nara dan Kyna menggambar ciptaan Allah swt.
Setelah mereka selesai melukis, saya pun meminta masing-masing bercerita tentang gambarnya.

Nara bercerita bahwa dia menggambar Sali, Saliha, Ayah, dan Ibu yang sedang makan di taman. Tokoh-tokoh dalam buku serial Halo Balita itu membawa bekal berupa nasi goreng. Mereka dikelilingi pepohonan dan buah-buahan.

Sementara Kyna katanya melukis ikan paus yang sedang makan dan minum.

GL 3 D5 -051118

Walaupun manusia yang digambar Nara merupakan tokoh rekaan, tapi sebagai manusia mereka boleh lah masuk kategori ciptaan Allah ya… Apalagi pepohonan dan buah-buahannya. Saya tetap mencoba menjelaskan sih, kalau keluarga itu adalah gambar yang dibuat manusia.
Ikan paus juga termasuk ciptaan Allah, jadi masuk ya. Hihi.

Kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan ingatan dan membangun pemahaman tentang Allah yang Maha Pencipta dengan lebih baik. Imajinasi dan kreativitas Nara dan Kyna juga turut terasah.