Tag Archives: Main Air

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Ketujuh

Anak-anak pada umumnya suka main air. Begitu pula dengan Nara dan Kyna.

Mereka paling senang kalo main tuang-tuang, water beads, atau apa saja yang dimainkan di kamar mandi.

Kali ini mereka main balok-balok dalam air yang sudah dibekukan. Nara yang punya ide untuk memasukkan air ke dalam wadah balok di hari sebelumnya. Dulu, saya memang pernah mengajaknya membekukan air dalam balok mainannya yang memiliki berbagai bentuk, untuk melihat perubahan air dari cair menjadi beku saat dimasukkan ke dalam kulkas. Tapi yang dibuatnya ini, balok-baloknya yang jadi berada di dalam es.

Gumpalan bulat sesuai bentuk wadahnya itu kemudian kami keluarkan di atas nampan. Nara dan Kyna lantas sibuk mengisi nampan dengan air agar esnya lebih cepat mencair. Saya menambahkan pewarna ke dalam airnya agar lebih seru. Selanjutnya mereka bebas bermain sesuka mereka.

Kegiatan semacam ini membuat mereka tertarik. Jika sudah demikian, saya bisa memasukkan berbagai informasi tambahan. Seperti, “Airnya jadi dingin ya karena dikasih es.”, “Ternyata kalau disiram air, esnya lebih cepat cair ya.”, dan semacamnya.

19-04-05-20-59-12-693_deco

Pada siang harinya, Nara kembali mengupas telur. Kali ini saya memberikan telur puyuh sebagai variasi. Awalnya beberapa telur sempat sedikit hancur. Tapi selanjutnya bentuknya cukup sempurna. Dia kemudian ikut melihat saya membuat sup dari telur puyuh tersebut. Nara memang selalu tertarik ikut ke dapur dan melihat proses memasak atau membuat kue.

Sementara Kyna, mulai tertarik ikut mencuci piring.

Setiap hari, jika kita perhatikan, ada saja perkembangan dari anak-anak yang terkadang tidak kita sangka. Tiba-tiba mereka bisa membuka dan mengunci pintu misalnya. Kemudian bisa membuka gembok pagar. Bukan kemampuan yang muncul mendadak sesungguhnya. Hanya saja kita sering tidak menyadari proses yang mereka jalani sedikit demi sedikit sepanjang waktu.

Apa yang mereka lihat, dengar, rasakan, stimulasi alami maupun yang kita sediakan untuk mereka, semua berpengaruh pada perkembangan mereka. Walau pada saat itu kelihatannya sepele dan tidak ada manfaatnya, kenyataannya stimulasi sekecil apapun memiliki kontribusi yang berkesinambungan dengan berbagai tahap perkembangan anak. Termasuk memaparkan mereka pada banyak kegiatan, mengamati dan menabung informasi tentang berbagai hal, yang pada akhirnya membantu mereka menemukan apa yang paling suka mereka lakukan.

Click to Share