Tag Archives: Level 7

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Keenam

Bermain bongkar pasang merupakan salah satu kesukaan Nara dan Kyna. Kalau sedang bosan, selain minta dubacakan buku, bongkar pasang bisa menjadi alternatif yang mampu membuat mereka anteng bermain cukup lama.

Kyna hampir selalu membuat jerapah 😅. Bentuk, warna, dan ukuran yang dipilih berbeda-beda, tapi bagi dia semua itu tetap jerapah.

Sementara Nara lebih bervariasi. Ada jerapah juga, tapi kemudian ada tempat tidur, lemari, helikopter, dan sebagainya.

19-04-03-19-08-49-983_deco

Kali ini, Kyna membuat jerapah-jerapah yang super tinggi, sementara Nara membuat banyak sekali tempat tidur. Mereka benar-benar membuat semuanya dengan senang dan serius, jadi saya bisa makan dengan tenang sebentar 😁

Setiap selesai membuat satu benda, mereka meletakkannya di sebelah saya. Begitu terus sampai tinggal sedikit balok bongkar pasang tersisa.

Nara kemudian menghitung tempat tidurnya dan menyusunnya di nampan. Kyna juga ingin ikut mearuh jerapahnya di nampan, namun karena terlalu panjang jadi tidak muat 😅

Setelah puas bermain, mereka bekerja sama membereskan kembali mainannya. Walau sempat terjadi drama karena Nara ingin melepas baloknya satu per satu sebelum memasukkannya dalam kotak, sementara Kyna ingin langsung memasukkannya saja tanpa membongkarnya, alhamdulillah semua kembali rapi.

Click to Share

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Kelima

Kembali lagi ke menggunting 😁

Saya belum menemukan ide proyek yang seru untuk Nara. Sementara hanya membuat pola-pola sederhana untuk dia gunting sebagai variasi dari kegiatan menggunting bebasnya. Itu juga berdasarkan permintaan Nara.

Kyna sudah cukup lama ingin ikut menggunting seperti kakaknya, tetapi saya belum mengizinkannya karena merasa motorik halus dan koordinasinya belum siap untuk menggunakan gunting. Tapi akhirnya, setelah beberapa kali berlatih menggunakan penjepit baju dan tampaknya Kyna sudah mulai lancar, saya memutuskan untuk memberi Kyna kesempatan mencoba.

19-04-03-19-09-41-371_deco

Seperti biasa, Nara menggunting dengan tekun kemudian melanjutkannya dengan menempel hasil guntingannya. Pada bagian ini, Nara tidak selalu menyelesaikannya. Waktu saya tanya, katanya dia memang lebih suka menggunting daripada menempel.

Kyna senang karena diperbolehkan menggunting. Dia sudah bisa membuka dan menutup guntingnya, namun belum mahir mengarahkannya. Pengawasan penuh masih saya lakukan karena khawatir akan mengenai tangannya. Namun Kyna kelihatannya menikmati kegiatan ini. Dia terus mencoba walau kesulitan. Insya Allah lama kelamaan akan lebih lancar ya, Ky 😘

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Keempat

Nara dan Kyna termasuk anak yang aktif bergerak. Sejak mereka bisa berguling, saya sudah tidak bisa meninggalkan mereka di atas tempat tidur tanpa penjagaan. Begitu bisa berjalan, mereka hampir selalu berlari. Kata perlahan-lahan sepertinya tidak ada dalam kamus mereka. Naik turun tangga, memanjat meja, kursi, jendela atau apa saja menjadi pemandangan yang biasa.

Saya tentu tetap berusaha mengawasi dan menjaga mereka tetap aman. Sebisa mungkin tidak banyak melarang namun tetap memberikan batasan dan bimbingan mana yang baik atau tidak baik untuk dilakukan.

Saya mengerti mereka juga membutuhkan ruang untuk eksplorasi serta kegiatan untuk mengasah motorik kasar mereka.

Permainan engklek ini salah satu contohnya.

19-04-02-22-15-57-572_deco

Kami kebetulan menemukannya saat berkunjung ke Posyandu, di sebuah Taman Kanak-kanak di seberang Posyandu tersebut.

Saya hanya memberitahu Nara dan Kyna kalau mereka bisa melompat-lompat dari kotak ke kotak. Dengan gembira mereka pun berulang-ulang melakukannya.

Selain karena suka bergerak, sepertinya mereka senang karena itu sesuatu yang baru untuk mereka.

Saya senang melihat mata Nara dan Kyna yang bersemangat melihat hal baru. Membuat saya ingin membawa mereka ke lebih banyak tempat dan mencoba lebih banyak hal. Insya Allah ya, anak-anak.

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Ketiga

Saya mengajak Nara dan Kyna mengupas kulit telur rebus

Ternyata mereka senang sekali! xD

19-04-01-21-37-39-557_deco

Dengan tekun dikupasnya kulit telur tersebut. Setelah selesai, telurnya dimakan sebagai lauk sarapan.

Nara dan Kyna menyukai kegiatan ini, sampai-sampai mereka meminta telur rebus lagi untuk makan siang 😆

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Kedua

Hal yang juga sedang menarik perhatian Nara (dan Kyna) adalah practical life skill , yang utamanya mencakup kegiatan memenuhi kebutuhan diri sendiri.

Mereka sedang ingin melakukan semuanya sendiri, mulai dari mandi, berpakaian, sikat gigi, pakai sepatu, hingga mengikuti saya dan ayahnya melakukan pekerjaan rumah tangga.

Seperti hari itu, ketika Nara, setelah cukup lama tidak melakukannya, kembali bersemangat mencuci perlengkapan makannya sendiri. Sebelumnya dia hanya meletakkannya di bak cuci piring. Kyna belum tertarik lagi mencuci piring, tapi dia rajin menaruh semuanya di bak cuci piring, termasuk punya anggota keluarga lain 😅

19-03-31-00-25-48-951_deco

Nara yang dengan semangat meminta untuk mencuci piringnya sendiri, melakukannya dengan senang hati dan diakhiri dengan mengingatkan saya, “Nanti Kakak cuci piring sendiri lagi ya, Ma.”

Kalau di bak cuci piring ada piring lain yang bukan miliknya, Nara juga akan meminta untuk mencucinya.

Apakah pekerjaannya “sempurna”? Belum.
Apakah bajunya bebas basah? Tentu tidak.

Di sinilah letak ujian untuk para orang tua 😆

Pilihannya antara ‘banyak menyalahkan dan membuat anak malah jadi malas melanjutkan’ atau ‘menahan diri dan memberi kesempatan anak berkembang’.

Antara ‘menyelesaikan pekerjaan dengan cepat tanpa diganggu anak namun anak jadi tergantung sepenuhnya hingga usia tak lagi anak-anak’ atau ‘menghasilkan anak yang mampu mengurus dirinya sendiri walau prosesnya agak merepotkan sekarang’.

Saya pernah menulis di level sebelumnya bahwa kemandirian merupakan isu pribadi bagi saya. Jadi teramat penting bagi saya bahwa anak-anak saya bisa mandiri.

Karenanya saya akan berusaha memanfaatkan periode ketertarikan anak-anak ini, saat ketika mereka sedang memiliki inisiatif tinggi untuk belajar mandiri, bahkan membantu sekitarnya, sebaik mungkin.

Salah satunya dengan membiarkan Nara dan Kyna untuk mencuci piring kapan saja mereka menginginkannya, walau memakan waktu lebih lama dan lebih becek karenanya 😅

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Pertama

Salah satu kegiatan yang cukup sering diminta Nara untuk dia lakukan adalah menggunting.

Sejak pertama dikenalkan pada gunting, Nara sudah bersemangat ingin terus mencobanya.

Awal memegang gunting, dia bahkan belum bisa menggerakkan pegangannya hingga mulut gunting terbuka. Saya kemudian memperbanyak latihan otot tangannya dengan bermain jepit baju, pinset, dan sejenisnya.

Semakin lama, keahlian Nara menggunting semakin berkembang. Dari yang harus diawasi dengan hati deg-degan hingga bisa dengan tenang ditemani di dekatnya sambil berkegiatan.

Nara sudah bisa menggunting dengan aman: tidak ke arah tangan atau anggota tubuh lain, berjarak dengan tangan yang memegang.

Mulai dari menggunting dengan potongan besar-besar sampai bisa menghasilkan potongan kecil juga mengikuti berbagai bentuk; garis lurus, lingkaran, persegi empat, persegi panjang, segitiga, dan sebagainya.

Nara juga suka meminta media lain untuk dipotong selain kertas. Karton, plastik, busa, kardus, dan saat saya lengah, bajunya sendiri juga rambut adiknya. Yang terakhir ini sungguh tidak aman sih. Saya belajar untuk lebih awas, Nara juga belajar untuk tidak menggunting selain yang disepakati.

19-03-30-23-36-27-654_deco

Untuk tantangan hari pertama ini, kembali Nara minta menggunting. Kali ini pilihannya jatuh pada kertas F4 yang memang saya sediakan untuk kegiatan menjurnal.

Dengan wajah ceria Nara menggunting dengan tekun. Potongan kecil-kecil diikuti potongan besar yang dihasilkannya lantas dimasukkan dalam mangkuk untuk kemudian ditempel di atas gambar yang dia minta saya buatkan di kertas lain. Kali ini dia minta gambar rumah, mungkin karena baru-baru ini sedang suka dibacakan buku “Architecture for Babies“.

Tampaknya saya perlu menemukan proyek yang menggunakan kegiatan menggunting ini dengan lebih luas dan bervariasi.