Tag Archives: Level 7

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Kelimabelas

Salah satu kebutuhan anak yang baik untuk perkembangannya adalah kegiatan mengekplorasi alam sekitarnya.

Semakin banyak dia berkunjung ke tempat yang berbeda, mencoba hal baru, melihat, mendengar, juga merasakan pengalaman baru, semakin kaya dia dengan pengalaman. Dengan demikian, semakin luas pula wawasannya akan dirinya, akan pilihan-pilihan hidupnya.

Hari ini, saya dan suami mengajak Nara dan Kyna ke sebuah perkampungan betawi di daerah Setu Babakan.

Di sana mereka naik sepeda kayuh berbentuk bebek (kami menyebutnya bebek-bebekan) untuk pertama kalinya. Tentu saya dan ayahnya yang mengayuh. Nara dan Kyna kebagian duduk di tengah dan melihat pemandangan.

Mereka bersemangat sekali. Nara ingin coba mengayuh, tapi karena kakinya tidak sampai, dia kemudian sibuk ingin mencoba setirnya πŸ˜…

Kyna awalnya terlihat takut, tapi tidak lama langsung merasa nyaman dan mau ikut menggerakkan setirnya juga.

19-04-13-23-02-18-106_deco

Setelah makan siang, kami melanjutkan dengan naik delman. Kendaraan yangbsudah jaramg ditemui di jalan umum dan selama ini hanya Nara dan Kyna dengar dari lagu saja.

Melihat delman yang bolak-balik di hadapan mereka, mereka pun tidak sabar untuk menaikinya.

Tanpa saya sangka, Nara berani duduk di depan sendirian. Sementara saya, ayah, dan adiknya duduk di belakang. Dia bangga bisa sama seperti dalam lagunya, “…Kududuk di muka. Kududuk samping Pak Kusir yang sedang bekerja…” πŸ˜†

Nara dan Kyna juga mau lebih banyak berjalan sendiri, padahal biasanya, terutama Nara, suka minta digendong saat sedang berjalan-jalan. Nara dengan senang berjalan sendiri, kadang diselingi berlari dan tidak mau digandeng. Saya izinkan selama dia berjalan di pinggir dan tidak terlalu jauh meninggalkan saya.

Malam harinya, saya mengajak Nara dan Kyna menceritakan kembali perjalanan mereka hari ini. Binar di mata mereka pun kembali saat mengulangi apa saja yang mereka ingat dari hari itu.

Alhamdulillah. Semoga setelah ini kita bisa lebih banyak pergi ke tempat baru dan mencoba beragam hal ya!

Click to Share

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Keempatbelas

Permainan paling gampang dan anak-anak senang salah satunya ya ini, Oobleck.

Cuma sagu dicampur air. Takarannya dikira-kira aja sampai teksturnya pas: Nggak terlalu cair, nggak terlalu kental. Tampilannya seperti cair, tapi agak lengket dan keras saat diambil. Bisa diremas dengan tangan, namun saat genggaman dilepas langsung mencair lagi ke wadahnya.

Unik memang. Cocok untuk stimulasi sensori dan motorik halus anak-anak. Nara dan Kyna pun senang main ini. Bisa bertahan 30 menit sampai satu jam.

19-04-12-15-45-59-054_deco

Agar lebih seru, saya menambahkan pewarna. Nara memilih warna hijau. Biar cerah katanya.

Kyna lebih cepat bosan, tapi kembali asyik bermain saat dikasih peralatan tambahan.

Mereka sibuk menuang, meremas, sambil terkadang bernyanyi atau membuat oobleck seakan-akan menjadi hujan.

Setelahnya seperti biasa bersih-bersih sendiri. Saya dampingi. Karena terbuat dari sagu dan pewarna makanan jadi cukup mudah membersihkannya. Cuma lumayan juga menyapu dan mengepel sisa oobleck yang tercecer. Untung saya memakai perlak sebagai alas. Jadi sebagian besar tinggal disemprot di kamar mandi, beres deh.

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Ketigabelas

Nara dan Kyna selalu lebih bersemangat kalau diajak melukis daripada menggambar. Entah karena lebih seru main cat dibanding menggunakan krayon atau karena ini lebih jarang dilakukan. Ya, lebih jarang, karena lebih repot melakukan persiapan juga bersih-bersih setelahnya. #MamakMalas

Kali ini juga sama. Nara dan Kyna dengan sabar menunggu saya menyiapkan kertas (saya menyatukan 4 lembar kertas F4 agar lebih luas medianya), memgeluarkan peralatan melukis termasuk catnya.

Saya membiarkan mereka menuang catnya dan mempersilakan mereka memilih peralatan yang diinginkan.

19-04-11-15-17-25-023_deco

Setelah selesai, mereka langsung membawa perlatannya ke kamar mandi untuk dibersihkan. Kelihatannya, Nara dan Kyna nggak kalah semangatnya deh bersih-bersih (alias main air) dari melukisnya. Jangan-jangan, ini juga salah satu faktor yang bikin mereka semangat melukis yaa πŸ˜†

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Keduabelas

“Membaca” buku adalah kegiatan yang dinantikan oleh Nara dan Kyna. Tiada hari tanpa dibacakan buku.

Khusus menjelang tidur, Nara dan Kyna akan memilih buku yang mereka ingin saya atau ayahnya bacakan. Begitu pula malam ini.

Seperti biasa, mereka memilih bukunya sendiri. Jumlahnya seringkali saya batasi, agar tidak jadi semalaman membacakan buku πŸ˜…

19-04-10-22-44-13-715_deco

Dengan semangat mereka membolak-balik halaman bukunya. Saat dibacakan pun respon mereka masih kencang. Padahal yang membacakannya sambil menahan kantuk.

Semoga kesenangan ini tetap bertahan hingga mereka bisa membaca sendiri. Menjadi cikal bakal kesenangan mereka membaca, belajar, menambah ilmu untuk hidup yang lebih baik, di dunianjuga akhirat. Aamiin YRA.

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Kesebelas

“Ma, Kakak mau belajar menulis.” Ujar Nara pagi ini.

“Kita journaling ya, Kak.”
“Kakak maunya menulis.”
“Iya, journaling itu kan mengeluarkan pikiran dan perasaan kita dinatas kertas. Boleh berbentuk gambar, boleh tulisan. Terserah Kakak. Kakak mau coba bikin huruf-huruf juga boleh.”

Saya menduga yang dia maksud mungkin lebih ke teknik menulis. Menyontoh huruf atau yang sejenisnya. Tapi sepemahaman saya, belajar menulis (dan membaca) lebih baik dilakukan secara alami saja, mengikuti tahap perkembangannya dengan stimulasi secukupnya. Ah, ilmu saya belum cukup untuk bisa menjelaskannya dengan baik.

19-04-09-20-07-25-203_deco

Akhirnya Nara setuju untuk menjurnal seperti biasa. Tapi kali ini dia memilih menggunakan spidol. Daripada menggambar seperti biasa, dia juga memilih membuat huruf-huruf sebisanya. Ada huruf “i”, “o”, “n”, seingat dia saja. Dia juga menulis kata “ayam” dan beberapa lagi. Tentunya ini berdasarkan ceritanya. Setelahnya, Nara melanjutkannya dengan gambar.

Kyna masih dengan gambar pausnya. Kali ini ditambah gajah 😁

Siangnya, saya memberikan Nara dan Kyna bubble wrapΒ  bekas membungkus paket yang datang ke rumah. Mereka cukup antusias. Namun, daripada memecahkan bulatannya, Nara lebih memilih untuk menggunting-guntingnya. Sementara Kyna merobek-robeknya.

Walau terlihat sepele, ini sesungguhnya turut melatih kekuatan otot tangan juga koordinasi mata dan tangan. Termasuk latihan pre menulis juga berarti ya.

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Kesepuluh

Journaling atau menjurnal masih merpakan kegiatan yang saya usahakan untuk rutin dilakukan oleh Nara dan Kyna.

Kegiatan ini, selain baik untuk melatih otot tangan, koordinasi mata dan tangan, mendorong anak mengembangkan kemampuan alaminya dalam menggenggam dan membuat coretan sesuai usianya, juga melatih anak mengekspresikan dirinya. Mengeluarkan pikiran dan perasaannya di atas kertas. Saya sendiri sedang menggiatkan kembali rutinitas menulis jurnal harian untuk saya pribadi.

Nara dan Kyna tidak selalu mau menjurnal. Berdasarkan pengamatan saya, seringnya sih karena saya tidak ikut menemani. Hari ini saya duduk bersama mereka dan mengamati. Mereka pun sibuk menceritakan gambarnya sambil menggambar (biasanya kalau sudah selesai baru laporan).

19-04-08-20-25-53-417_deco

Gambar Nara sudah berkembang menjadi pola-pola lingkaran terpisah. Saya lupa ini sampai tahap perkembangan yang mana, tapi yang jelas berbeda dari lingkaran sambung di gambar-gambar dia sebelumnya. Nara juga sedang suka menggunakan satu warna saja untuk gambarnya. Hari ini dia menggambar paus, ayam, geledek dan kandangnya juga kepompong berisi buaya terbang. Iya, imajinasinya memang suka random begitu.

Kyna masih berbentuk coretan acak. Dan hampir selalu gambarnya adalah ikan paus πŸ˜† Hari ini ada tambahan gambar ayam. Lumayan lah ada variasinya. Gambarnya juga sudah lebih banyak memenuhi kertas setelah sebelumnya lebih sering hanya di bagian tengah.

Ini bukan kegiatan yang diminta oleh Nara dan Kyna. Tapi jika sedang ingin mereka cukup menikmatinya.

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Kesembilan

Nara tiba-tiba menyusun balok kecil-kecilnya (nggak tau nama aslinya apa) di atas gambar di bukunya.

Ternyata Nara menyocokkan warnanya. Dia mengerjakannya dengan tekun, untuk kemudian memanggil saya agar melihat hasilnya.

19-04-07-23-08-49-661_deco

Setelah itu, saya mengajaknya main sticker. Saya mencoba variasi dengan menggunakan angka.

Nara berhasil menempel sampai angka 5 dengan tepat. Selanjutnya selesai dengan sedikit bantuan saya.

Level kesenangan untuk permainan ini biasa saja. Nara cukup semangat sih, tapi bukan yang berbinar-binar. Nara lebih suka permainan yang pertama, yang dia ciptakan sendiri daripada yang kedua.

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Kedelapan

Salah satu kegiatan yang sedang Nara senang lakukan adalah memotret. Menggunakan hp kamera saya atau ayahnya dia kerap mengambil foto-foto sesuai keinginannya.

Hasilnya kadang masih suka buram karena tangannya belum mantap, tetapi makin ke sini foto yang diambil makin jelas bentuknya 😁

Berikut beberapa hasil foto yang Nara ambil.

19-04-06-21-08-30-178_deco

Nara cenderung mengambil foto satu objek yang sama berulang-ulang. Dia selalu senang saat dizinkan menggunakan hp kami untuk memoto. Berbinar-binar. Penuh semangat. Itulah Nara bersama “kamera”-nya.

Kali ini yang memenuhi fotonya adalah Kyna yang sedang minum kemudian sibuk membersihkan tumpahan airnya dengan lap.

Beberapa hasil foto Nara disimpan ayahnya dalam gdrive, agar kami bisa melihat perkembangannya dari waktu ke waktu.

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Ketujuh

Anak-anak pada umumnya suka main air. Begitu pula dengan Nara dan Kyna.

Mereka paling senang kalo main tuang-tuang, water beads, atau apa saja yang dimainkan di kamar mandi.

Kali ini mereka main balok-balok dalam air yang sudah dibekukan. Nara yang punya ide untuk memasukkan air ke dalam wadah balok di hari sebelumnya. Dulu, saya memang pernah mengajaknya membekukan air dalam balok mainannya yang memiliki berbagai bentuk, untuk melihat perubahan air dari cair menjadi beku saat dimasukkan ke dalam kulkas. Tapi yang dibuatnya ini, balok-baloknya yang jadi berada di dalam es.

Gumpalan bulat sesuai bentuk wadahnya itu kemudian kami keluarkan di atas nampan. Nara dan Kyna lantas sibuk mengisi nampan dengan air agar esnya lebih cepat mencair. Saya menambahkan pewarna ke dalam airnya agar lebih seru. Selanjutnya mereka bebas bermain sesuka mereka.

Kegiatan semacam ini membuat mereka tertarik. Jika sudah demikian, saya bisa memasukkan berbagai informasi tambahan. Seperti, “Airnya jadi dingin ya karena dikasih es.”, “Ternyata kalau disiram air, esnya lebih cepat cair ya.”, dan semacamnya.

19-04-05-20-59-12-693_deco

Pada siang harinya, Nara kembali mengupas telur. Kali ini saya memberikan telur puyuh sebagai variasi. Awalnya beberapa telur sempat sedikit hancur. Tapi selanjutnya bentuknya cukup sempurna. Dia kemudian ikut melihat saya membuat sup dari telur puyuh tersebut. Nara memang selalu tertarik ikut ke dapur dan melihat proses memasak atau membuat kue.

Sementara Kyna, mulai tertarik ikut mencuci piring.

Setiap hari, jika kita perhatikan, ada saja perkembangan dari anak-anak yang terkadang tidak kita sangka. Tiba-tiba mereka bisa membuka dan mengunci pintu misalnya. Kemudian bisa membuka gembok pagar. Bukan kemampuan yang muncul mendadak sesungguhnya. Hanya saja kita sering tidak menyadari proses yang mereka jalani sedikit demi sedikit sepanjang waktu.

Apa yang mereka lihat, dengar, rasakan, stimulasi alami maupun yang kita sediakan untuk mereka, semua berpengaruh pada perkembangan mereka. Walau pada saat itu kelihatannya sepele dan tidak ada manfaatnya, kenyataannya stimulasi sekecil apapun memiliki kontribusi yang berkesinambungan dengan berbagai tahap perkembangan anak. Termasuk memaparkan mereka pada banyak kegiatan, mengamati dan menabung informasi tentang berbagai hal, yang pada akhirnya membantu mereka menemukan apa yang paling suka mereka lakukan.

[Bunda Sayang] Game Level 7: Tantangan 10 Hari Semua Anak adalah Bintang – Hari Keenam

Bermain bongkar pasang merupakan salah satu kesukaan Nara dan Kyna. Kalau sedang bosan, selain minta dubacakan buku, bongkar pasang bisa menjadi alternatif yang mampu membuat mereka anteng bermain cukup lama.

Kyna hampir selalu membuat jerapah πŸ˜…. Bentuk, warna, dan ukuran yang dipilih berbeda-beda, tapi bagi dia semua itu tetap jerapah.

Sementara Nara lebih bervariasi. Ada jerapah juga, tapi kemudian ada tempat tidur, lemari, helikopter, dan sebagainya.

19-04-03-19-08-49-983_deco

Kali ini, Kyna membuat jerapah-jerapah yang super tinggi, sementara Nara membuat banyak sekali tempat tidur. Mereka benar-benar membuat semuanya dengan senang dan serius, jadi saya bisa makan dengan tenang sebentar 😁

Setiap selesai membuat satu benda, mereka meletakkannya di sebelah saya. Begitu terus sampai tinggal sedikit balok bongkar pasang tersisa.

Nara kemudian menghitung tempat tidurnya dan menyusunnya di nampan. Kyna juga ingin ikut mearuh jerapahnya di nampan, namun karena terlalu panjang jadi tidak muat πŸ˜…

Setelah puas bermain, mereka bekerja sama membereskan kembali mainannya. Walau sempat terjadi drama karena Nara ingin melepas baloknya satu per satu sebelum memasukkannya dalam kotak, sementara Kyna ingin langsung memasukkannya saja tanpa membongkarnya, alhamdulillah semua kembali rapi.