Tag Archives: Kuliah BunSay IIP

[Bunda Sayang] Game Level 6: Tantangan 10 Hari Menstimulus Matematika Logis – Hari Keenam

Kali ini Nara dan Kyna main tepung yang diberi air berwarna. Nara warna merah. Kyna warna biru.

Mereka menambahkan air pada tepung menggunakan pipet dan sendok.

Perlahan tekstur tepung mulai berubah. Awalnya kering menjadi lengket, lalu kental, lantas cair, seiring dengan banyaknya air yang terus ditambahkan.

Saya mendampingi sambil sesekali memberi komentar semacam, “Gimana rasanya tepung?” “Setelah dikasih air jadi gimana?” “Lengket ya De?”

19-02-14-22-27-51-843_deco

Waktu bagian lengket, Kyna seperti kurang suka. Dia berusaha membersihkan tangannya, lalu lanjut mengaduk tepung menggunakan sendok 😆

Kyna kemudian menambahkan lebih banyak air, awalnya menggunakan sendok, lalu menuang air langsung dari mangkuk. Tepungnya pun lebih cepat cair.

Nara lebih perlahan. Dia seperti menikmati tiap perubahan. Tidak lupa saya sesekali mengomentari. “Makin banyak airnya jadi makin cair ya, Kak.”

Setelah kedua tepung cair, Nara dan Kyna pun memakainya sebagai cat untuk melukis di atas kertas.

Selain melatih sensori, permainan ini juga mengenalkan perubahan dan perbedaan tekstur pada mereka.

Belepotan? Pastinya.

Mereka sekaligus belajar mengelap sisa tepung dan mencuci peralatannya.

Click to Share

[Bunda Sayang] Game Level 6: Tantangan 10 Hari Menstimulus Matematika Logis – Hari Kelima

Sama seperti kebanyakan anak-anak lainnya, Nara dan Kyna paling semangat kalau main air.

Sore itu saya mengajak mereka main tuang-tuang. Mainnya di kamar mandi, biar nggak perlu ngepel setelahnya. Waktunya juga sebelum mandi sore, jadi selesai main langsung mandi deh 😁

19-02-13-09-21-18-760_deco

Masing-masing anak saya beri tiga peralatan: gayung kecil, mangkuk kecil, dan sendok sayur.

Kemudian, saya meminta Nara memindahkan air dari gayung besar ke mangkuk menggunakan sendok sayur sambil menghitung tiap sendokan.

Air dari mangkuk yang sudah terisi penuh dituang lagi ke gayung kecil. Begitu terus sampai gayungnya penuh.

Hasilnya, delapan sendok sayur mengisi satu mangkuk kecil. Tiga mangkuk kecil mengisi satu gayung kecil. Jadi satu gayung kecil berisi 24 sendok sayur. Ini kami buktikan kembali dengan menyendokkan air langsung ke gayung kecil.

Nara mungkin belum sepenuhnya mengerti, tapi mudah-mudahan ada yang terserap dari konsep tersebut. Bahwa masing-masing wadah memiliki volume sendiri. Wadah yang lebih besar bisa berisi beberapa wadah kecil. Ini juga mengenalkan konsep perkalian dan pembagian.

Kyna lebih banyak ikut main-main saja. Nara juga saya persilakan bermain bebas setelahnya. Sambil bersenang-senang, semoga informasi dan pengetahuan baru lebih mudah masuk.

[Bunda Sayang] Game Level 6: Tantangan 10 Hari Menstimulus Matematika Logis – Hari Keempat

Nara sedang main balok-balok waktu saya terpikir untuk mengajaknya mengenal pola menggunakan balok tersebut.

Saya menyusun balok dengan pola tertentu lalu meminta Nara melanjutkannya.

Pola pertama bisa dia ikuti dengan mudah. Pola kedua dia sempat bingung, tapi kemudian berhasil mengikuti pola sebelumnya. Selanjutnya dia tampaknya lebih paham. Lalu saya membiarkan Nara membuat polanya sendiri.

19-02-12-16-28-42-972_deco

Dalam hidup, terdapat pola-pola yang jika dapat kita kenali akan membantu kita beradapatasi dengan lebih baik. Kita juga akan lebih mudah menemukan solusi dari masalah yang dihadapi, hingga membuat pola-pola kita sendiri, yang kita anggap paling efektif dalam menjalani hidup yang bermanfaat dan bermartabat.

Latihan sederhana ini semoga bisa menstimulus kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah Nara ya.

[Bunda Sayang] Game Level 6: Tantangan 10 Hari Menstimulus Matematika Logis – Hari Ketiga

“Kita bikin donat yuk, Nely.” Ujar Nara pada ibu saya.

Tentu pada akhirnya Nely yang membuat donatnya. Nara lebih banyak melihat sambil sesekali berkomentar.

Saya lalu mengambil kesempatan ini untuk menstimulasi kemampuan Nara mengenali jumlah.

IMG_20190208_174103

Saya meminta Nara menyebutkan berapa jumlah adonan donat yang belum dibolongi.

Nara yang sudah bisa menghitung sampai sepuluh pun memeberitahu jumlah donat dengan tepat.

Atoknya, ayah saya, lalu menanyakan jumlah adonan yang sudah dibolongi. Namun karena jumlahnya lebih dari sepuluh Nara masih kesulitan.

Nara belum mengenal simbol-simbol angka, tapi dia sudah mengerti jumlah benda. Dia bisa menghitung ada berapa sesuatu itu. Dia juga bisa memberikan dengan tepat suatu barang sesuai jumlah yang saya minta.

[Bunda Sayang] Game Level 6: Tantangan 10 Hari Menstimulus Matematika Logis – Hari Kedua

Nara sudah mengenal nama beberapa bangun datar. Baik dari buku mengenal bentuk maupun saya kenalkan saat bermain. Kyna belum terlalu bisa membedakan bentuk.

Kali ini, saya mengajak Nara dan Kyna mengenali bentuk di sekitar rumah.

Mengenali bentuk di sekitar kita.
Mengenali bentuk di sekitar kita.

Menggunakan buku yang mereka miliki, kami bersama-sama melihat dan menyebutkan nama bentuk yang tertera. Mereka kemudian saya minta membawakan benda berbentuk sama yang ada di sekitar rumah.

Permainan berlangsung cukup seru, walau mereka masih perlu bantuan untuk menemukan bentuk yang dimaksud.

Karena bentuk di sekitar rumah ternyata juga terbatas, kami akhirnya menggunakan mainan yang memiliki banyak variasi bentuk.

[Bunda Sayang] Game Level 6: Tantangan 10 Hari Menstimulus Matematika Logis – Hari Pertama

Nara dan Kyna suka main balon. Terkadang, ayah mereka membelikan mereka balon yang ditiup sendiri di rumah.

Saat ini sedang ada tiga buah balon yang ditiup Ayah. Melihat ukurannya yang berbeda-beda, saya jadi terpikir untuk bertanya pada Nara dan Kyna.

IMG_20190208_122247

“Mana balon yang paling besar?”
“Mana balon yang paling kecil?”
“Lebih besar mana, balon biru atau balon hijau?”
“Lebih kecil mana balon oranye atau balon biru?”

Begitu seterusnya.

Nara bisa menjawab dengan lancar. Tampaknya dia sudah mengerti konsep lebih besar dan lebih kecil. Sementara Kyna masih suka keliru. Permainan semacam ini bisa diulangi lagi untuk Kyna. Nara juga bisa ikutan sih, sekadar untuk bersenang-senang.

[Bunda Sayang] Game Level 5: Tantangan 10 Hari Menstimulasi Anak Suka Membaca – Aliran Rasa

Sebelum dimulai, saya sudah semangat menyambut datangnya tantangan ini, karena memang sejalan dengan salah satu tujuan saya sebagai ibu: Membuat anak-anak saya gila baca! Hihi. Saya juga percaya sekali akan manfaat membacakan buku sejak dini serta pentingnya membangun kebiasaan membaca buku untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Setelah dikerjakan, ternyata tantangan yang satu ini memang menyenangkan. Anak-anak makin semangat mita dibacakan buku. Saya juga turut semangat merutinkan kembali membaca buku untuk diri sendiri. Bahkan suami saya, yang hampir tidak pernah membaca buku, juga ikutan membaca buku, walau akhirnya cuma sehari dalam 17 hari jangka waktu tantangan yang digunakan untuk membaca.

Saya juga jadi tahu, bahwa jumlah buku yang dibaca anak-anak dalam sehari ternyata cukup banyak. Rasanya senang melihat dahan mereka bertambah rimbun setiap harinya. Ditambah lagi, Nara mulai mau dan mampu menyimak buku-buku cerita dengan sedikit ilustrasi. Chapter book istilahnya.

Apakah saya akan melanjutkan membuat pohon literasi? Mungkin tidak. Rasanya terlalu merepotkan buat saya xD

Tapi, saya akan meneruskan membuat daftar buku yang sudah dibaca sekadar sebagai pengingat buku apa dan berapa banyak yang saya baca di bulan dan tahun ini. Mudah-mudahan saya juga bisa mendisiplinkan diri membuat reviewnya ya.

Untuk anak-anak, saya insya Allah akan terus membacakan buku untuk mereka. Tiada hari tanpa membacakan buku pokoknya.

Semoga, sering dengan membaiknya konsistensi saya mebaca buku, berbagi isinya, dan mengamalkan ilmu di dalamnya, suami saya bisa ikut tergerak lebih banyak membaca buku. Aamiin YRA.

[Bunda Sayang] Game Level 5: Tantangan 10 Hari Menstimulasi Anak Suka Membaca – Hari Kelimabelas

Hari terakhir tantangan. Berikut update terakhir reading track dan pohon literasi keluarga Wendy sampai tanggal 25 Januari 2019:

Reading Track Ayah Wendy
Reading Tracker Ayah Wendy
Dahan Ayah Wendy
Dahan Ayah Wendy

===

Reading Tracker Mama Aca
Reading Tracker Mama Aca
IMG_20190126_120840
Dahan Mama Aca

===

IMG_20190126_120210
Reading Tracker Nara dan Kyna 1
IMG_20190126_120200
Reading Tracker Nara dan Kyna 2
IMG_20190126_120313
Dahan Nara (kiri) dan Kyna (kanan)

===

Rimbun sekali yaa dahan anak-anak, apalagi disandingkan demgan dahan ayah mamanya 😆

Biar lebih terlihat perbedaannya, boleh ditengok gambar berikut ini.

IMG_20190126_120150
Rimbun di Bawah, Gersang di Atas :))

Sedihnya, saya akhirnya tidak berhasil menyelesaikan Totto Chan. Bukan hanya untuk mendapat daun dalam tantangan ini, tapi juga karena saya harus ke rumah mertua sampai hari Senin, sedangkan bukunya akan dikembalikan ke perpustakaan pada hari itu 😢

[Bunda Sayang] Game Level 5: Tantangan 10 Hari Menstimulasi Anak Suka Membaca – Hari Keempatbelas

Sebelas daun kembali tumbuh di dahan Nara dan Kyna di hari keempatbelas ini. Ditambah duabelas halaman Totto Chan untuk Nara.

Bacaan Mama berjalan lambat, 26 halaman Totto-Chan untuk hari ini. Padahal waktu pengembalian buku itu ke perpustakaan semakin dekat 😢

Semoga saya sempat mengambil foto reading tracker dan pohon literasinya besok ya, sebelum saya menginap di rumah mertua 😅

[Bunda Sayang] Game Level 5: Tantangan 10 Hari Menstimulasi Anak Suka Membaca – Hari Ketigabelas

Hari ini daun-daun baru alhirnya dibuat. Masih dengan kertas lipat warna-warni, tapi kali ini kami memilih warna yang berbeda.

Nara sudah tidak sabar ingin menempel daun, karena beberapa hari berlalu tanpa melakukannya.

Lumayan juga menulis rapelan buku yang sudah dibaca per hari, memindahkan dari catatan di hp. Kemudian menulisi daun yang cukup banyak dengan judul buku yang sudah dibaca, menempelnya dengan double tape, lalu melekatkannya ke dahan yang tepat. Tapi seteah seesai rasanya senang sekali. Dahan Nara dan Kyna benar-benar rimbun.

Hari ini Nara berhasul menyelesaikan Na Willa-nya dan dibacakan 7 halaman Totto Chan. Selebihnya Nara dan Kyna hanya menambah 2 daun dari satu buku yang sama.

Saya berhasil membaca 23 halaman Totto Chan. Kalau kemajuannya sepelan ini, apa bisa selesai pada hari Sabtu ya? 😅