[Shokyuu Intensive Class] Task 5: Berbenah Pakaian Part 2

  • CevherShare

Melanjutkan dari Task 4 minggu lalu, pada Task 5 ini ditugaskan melampirkan hasil akhir dari berbeah pakaian dengan metode Konmari.

1. Kirimkan foto lemari teman-teman yang menurut teman-teman sudah spark joy ✨✨✨

Pakaian dibagi menjadi sepuluh kategori sebagai berikut:
1. Atasan (kaos, kemaja, sweater, gamis)
2. Bawahan (celana, rok)
3. Pakaian yang digantung (jaket, coats, jas)
4. Kaus kaki
5. Pakaian dalam
6. Tas
7. Aksesoris (kerudung, syal, topi, ikat pinggang)
8. Pakaian untuk tujuan khusus (baju renang, seragam)
9. Sepatu
10. Seprei, sarung bantal, handuk, lap dan keset (dapat dimasukkan kategori ini karena berbahan dasar sama)

Berikut saya lampirkan beberapa foto yang saya anggap mewakili:

Lemari pakaian saya dan suami
Lemari pakaian saya dan suami
Lemari pakaian anak dan tempat kerudung
Lemari pakaian anak dan tempat kerudung
Rak sepatu
Rak sepatu

2. Sertakan sedikit narasi untuk foto tersebut yaitu jawaban untuk pertanyaan: apakah perbedaan yang teman-teman rasakan setelah membereskan pakaian dengan metode Konmari?

Seperti yang saya tulis di Task 4, baru sampai tahap melipat sebagian kategori pakaian saja, sudah terasa kegembiraan yang ditimbulkannya. Apalagi setelah dimasukkan ke dalam lemari. Rasanya senang melihat susunan pakaian ala KonMari yang berjejer rapi.

Kalau pada metode konvensional pakaian ditumpuk ke atas, pada metode KonMari, pakaian dijejerkan sehingga hanya memenuhi satu baris saja. Hasilnya, seperti bisa dilihat juga pada foto-foto di atas, seluruh pakaian jadi terlihat jelas, lebih mudah juga mengambil dan meletakkannya kembali tanpa membuatnya berantakan, seperti pada metode konvensional. Terlebih bila lemarinya berbentuk laci, sulit sekali mengambil pakaian yang berada di bagian bawah. Alhasil yang digunakan seringnya yang di bagian atas saja.

Memang, menyimpan dengan metode ini menyita lebih banyak tempat. Karena ruang yang biasanya bisa dipenuhi pakaian sampai ke atas sekarang hanya bisa diisi satu tingkat saja. Namun, itu juga yang menjadi salah satu tujuan metode ini: “Menyimpan hanya barang-barang yang membawa kebahagiaan bagi pemiliknya.”. Sehingga, setelah dipilah berdasarkan apakah barang tersebut membawa kegembiraan atau “spark joy“, seringkali ruang yang ada menjadi cukup. Bahkan, secara keseluruhan malah terasa lapang larena hanya diisi oleh barang-barang yang disukai saja.

Ini baru kategori pertama. Selanjutnya giliran buku. Rasanya akan lebih sulit nih, mengingat saya termasuk pecinta buku :))

Kita lihat saja bagaimana jadinya pada tugas selanjutnya ya 😉

Click to Share

Leave a Reply