Saya Mau Anak-Anak Saya Gila Baca!

  • CevherShare

Sudah cukup lama pengen nulis tentang buku-buku MDS alias Mandira Dian Semesta. Bukan, bukan cuma karena saya jualan buku-bukunya (tapi kalo mau beli atau nanya-nanya tetap boleh hubungi saya ya :D), tapi karena buku-bukunya itu emang keren banget! Semuanya!

Beneran deh. Saya itu awalnya juga tertarik daftar jadi Book Advisor MDS karena naksir sama buku-bukunya. Niatnya paling nggak kan jadi lebih murah kalo mau beli untuk KynaRa kan, kan? Sekalian nambah-nambah tabungan untuk… Ya, beli buku juga sih, hahaha.

Iya, saya emang gila buku. Saya tahan untuk nggak beli baju, sepatu, kosmetik, atau yang lain-lain. Nggak masalah kalo pakenya yang itu-itu aja. Makan pake telor ceplok juga jadi. Tapi, kalo udah yang namanya buku, kayanya seisi toko kalo bisa pengen dibeli semua xD

Itu penyakit saya sih. Saya bilang penyakit karena saya beli buku lebih banyak daripada yang saya baca. Jatohnya jadi penimbun yaa.. Tapi saya sungguh berniat membaca semuanya loh, serius. Makanya saya buat kebiasaan baru ini kan (tolong jangan tanya dulu gimana perkembangannya).

Kalo dulu saya paling sering beli novel, terutama yang bergenre fantasi, sekarang saya lebih tertarik pada buku tentang pengasuhan dan pendidikan anak. Selain itu, setelah punya anak, saya tentunya juga tertarik untuk membelikan mereka buku sesuai usianya.

Naah… Buku-buku MDS ini jadi salah satu pilihan saya.

Ta.. Tapi, harganya kan mahal. Iya sih, saya juga dulu mikirnya begitu. Eh, sampai sekarang deh, hahah.

Cuma setelah saya hitung-hitung lagi, untuk buku sebanyak itu, harga segitu rasanya pantas deh. Belum liat kontennya, desainnya, manfaatnya untuk anak-anak. Dibandingkan dengan buku anak-anak lain yang kualitasnya setara, harganya juga nggak jauh beda. Boleh di-survey ke berbagai toko buku yang ada. Apalagi kalo liat harga buku-buku impor. Wuih.

Mahal atau nggaknya suatu barang itu juga sebenarnya tergantung penting atau nggaknya barang tersebut buat kita, nggak sih?

Kalo kita nggak suka buku atau nggak mengerti apa gunanya baca buku, mungkin kita melihat buku hanya sebagai kumpulan tulisan dan gambar yang terbuat dari tumpukan kertas. Kita hanya menghitung bahan bakunya, lalu merasa itu tidak sebanding dengan harga jualnya. Kita melupakan ide dan ilmu yang terkandung di dalamnya. Lebih-lebih sesuatu yang begitu besar dan mendasar yang bisa diperoleh dari membacanya.

Jadi kenapa MDS? Boleh berkunjung ke IG @kynarasbookpond untuk ngintip sebagian buku-bukunya yang cakep-cakep itu. Saya juga insya Allah akan nulis tentang buku-buku itu di sini deh.

Ada satu hal sih, sebenernya, yang membuat saya ingin sekali mendekatkan anak-anak saya pada buku, yaitu besarnya manfaat membaca(kan) buku sejak dini.

Ini bukan hanya tentang ilmu yang didapat dari membaca buku ya. Tapi lebih kepada bagaimana kegiatan membaca dan dibacakan buku merangsang otak manusia, terutama anak-anak kita, untuk berkembang, membentuk sambungan-sambungan yang diperlukan sebagai pondasi berpikirnya kelak.

Pendeknya, anak yang terbiasa dibacakan buku sejak dini, otaknya akan memiliki kemampuan berpikir serta fokus yang lebih baik. Dia kemudian juga akan lebih mudah belajar (termasuk membaca buku), menangkap serta mengolah informasi, dan menghasilkan banyak hal dari kemampuannya itu. Lebih lengkap soal pentingnya menumbuhkan minat baca pada anak pernah saya post di sini.

Saya juga ingin anak-anak saya bisa menikmati kegiatan membaca. Membaca untuk kesenangan, untuk meluaskan imajinasi dan memenuhi rasa ingin tahu yang sejati. Bukan sekadar memenuhi pengetahuan yang diperlukan karena pelajaran di sekolah. Apalagi hanya semata untuk mendapatkan nilai ujian yang baik.

Jadi, ya, saya tidak akan berhenti mengusahakan buku-buku terbaik untuk anak saya. saya ingin mengajak mereka ke berbagai perpustakaan, dan yang terutama, menghabiskan banyak waktu untuk membaca bersama mereka. Dimulai dari kebiasaan membaca(kan) buku untuk mereka sebelum tidur. Seperti yang dilakukan ibu saya dulu, saat saya masih anak-anak.

Tapi semoga, daripada berhenti di gila buku, anak-anak saya kelak bisa jadi gila baca juga. Aamiin YRA.

Click to Share

Leave a Reply