[Chukyuu Intensive Class] Task 3: KonMari Habit (Papers)

  • CevherShare

Masih lanjut membentuk kebiasaan agar metode KonMari yang telah diterapkan terus terjaga, minggu ini, tugas berlanjut dari buku ke kertas.

Mengingat kembali saat berbenah kertas di kelas Shokyuu dulu: “the basic rule for papers: Discard everything”.

Iya, jadi khusus untuk kertas ini, sebisa mungkin, buang semuanya! Kecuali tentunya surat-surat penting seperti sertifikat rumah, Kartu Keluarga, dan sejenisnya ya.

Waktu berbenah kemarin, sudah banyak sekali kertas yang saya singkirkan: Kumpulan bon dan tanda terima, kuitansi yang sudah tidak diperlukan, kertas isi seminar dan semacamnya. Beberapa kertas bekas saya simpan untuk aktivitas anak-anak, sehingga tidak perlu menghabiskan kertas baru.

Yang belum dan rasanya perlu saya lakukan adalah membuat pending box untuk kertas-kertas yang masih perlu diperiksa, seperti bon dan kuitansi misalnya, seiring dengan niat saya untuk lebih teratur mengatur keuangan keluarga, juga rumah khusus untuk karya anak, yang dipilah dan dibatasi apa saja yang perlu disimpan atau dibuang. Terinspirasi dari tips digitalize, di mana kita bisa menyimpan kertas bernilai sentimental atau data penting seperti kartu nama dengan men-scan atau memfotonya, sebagian dari karya anak-anak mungkin bisa saya foto saja, sehingga lebih menghemat tempat dan juga lebih awet.

Jadi untuk tugas kali ini, daftarnya lebih berbentuk To-do-list ya…

KonMari Papers

Untuk sementara, karena karya anak-anak belum terlalu banyak, saya pisahkan dalam sebuah map karya yang ingin disimpan. Kotak sepatu saya jadikan pending box, jadi sekarang semua bon atau kertas-kertas yang perlu “dikerjakan” masuk ke situ. Konsep digitalize juga saya simpan saat nanti diperlukan.

Click to Share

Leave a Reply