[Chukyuu Intensive Class] Task 1: KonMari Habit (Clothes)

  • CevherShare

Setelah melewati level pertama dalam kelas intensif metode KonMari, yaitu kelas Shokyuu, masuklah saya ke level kedua: Chukyuu Intensive Class.

Walau masih jauh dari sempurna, saya merasakan banyak manfaat dari kelas Shokyuu dan karenanya tertarik untuk mendalami lagi metode ini.

Jika pada kelas Shokyuu diajarkan tentang mengubah pola pikir dan menerapkan metode KonMari untuk membenahi seisi rumah, kelas Chukyuu ini secara garis besar menekankan pada membangun kebiasaan, bagaimana kita sebagai individu menata diri untuk menjadi lebih mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap hidup yang kita jalani. Kebiasaan ini penting untuk dibangun, agar kita bisa mempertahankan pola pikir dan kehidupan ala KonMari yang senantiasa spark joy. Paling tidak, begitu sekilas yang saya tangkap dari pembukaan kelas ini.

Tugas pertama kami berkaitan dengan kebiasaan yang hendak dibangun pada kategori clothes.

Beberapa kebiasaan yang akan membuat lemari kita selalu spark joy, berdasarkan materi dari kelas Chukyuu ini, yaitu:
1. Biasakan untuk segera melipat pakaian yang sudah diangkat dari jemuran.
2. Gunakan “hand power” dengan telapak tangan kita untuk membuat permukaan pakaian tetap smooth.
3. Pastikan semua pakaian adalah pakaian yang kita gunakan. Boleh menyimpan beberapa pakaian kenangan yang mungkin sudah tidak dipakai, namun beri limit.
4. Setelah beberapa waktu, review kembali isi lemari kita. Apakah masih sesuai dengan ideal lifestyle yang sudah kita tetapkan. Biasanya akan ada 1-2 pakaian yang mungkin sudah tidak spark joy lagi. Pakaian yang sudah tidak spark joy tersebut bisa langsung ditangani tanpa menunggu tidying festival.

Saya memiliki kebiasaan buruk menumpuk pakaian yang sudah diangkat dari jemuran di dalam keranjang, tidak langsung dilipat, apalagi dimasukkan ke dalam lemari. Jadi lemari yang tadinya berisi baju yang sudah tersusun rapi dengan metode KonMari, seringkali jadi kosong. Lemarinya pindah ke keranjang kalau kata ibu saya :)) Belum bajunya jadi berantakan karena saya mencari-cari baju yang hendak dipakai dari keranjang tersebut. Tentu ini sangat tidak spark joy.

Karena itu, untuk tugas kali ini, saya ingin membiasakan untuk langsung melipat dan menyimpan baju setelah diangkat dari jemuran.

Karena sudah ada tumpukan baju hasil dari penundaan-penundaan sebelumnya (iya, kadang yang saya tumpuk adalah hasil dari beberapa kali mencuci), maka saya menagawalinya dengan mencicil untuk melipat dan menyimpannya setiap hari, sesegera mungkin, sebelum cucian terbaru kering dan siap diangkat kembali dari jemuran.

Terlihat sepele ya, tapi ternyata manfaatnya langsung terasa. Baju-baju kembali tersusun rapi di “rumah”-nya masing-masing. Beban tumpukan secara fisik maupun pikiran jadi terangkat. Ini hari kelima saya memulai kebiasaan tersebut, semua tumpukan sudah tidak ada. Baju yang baru saya angkat dari jemuran pagi tadi sebagian besar sudah langsung saya lipat, walau belum sempat dimasukkan dalam lemari karena harus berangkat kerja. Saya juga jadi menyadari ada beberapa pakaian yang bisa disingkirkan karena lemari mulai sesak.

Chukyuu 1 - Habit Clothes

Tugasnya adalah membuat timeline dalam sepekan untuk kebiasaan tersebut, memberi checklist tiap selesai melakukannya. Melihat hasilnya, insya Allah saya akan melanjutkannya hingga tiga pekan atau 21 hari agar tertanam kuat menjadi kebiasaan yang sebenarnya.

Click to Share

2 thoughts on “[Chukyuu Intensive Class] Task 1: KonMari Habit (Clothes)

  1. Permisi mbak, mau tanya.. saya terbiasa setrika baju sebelum dilipat.. sama seperti mbak, habis dijemur, baju baju saya masuk keranjang dulu. Kalau marie kondo jarang setrika baju ya mbak? Saya kok nggak pede ya kalo nggak di setrika.. ada saran, mbak? Makasih ya…

    1. Halo Mba Dalila, saya pribadi, sebelum kenal KonMari memang sudah jarang menyetrika baju selain baju pergi, itupun kalau diperlukan. Saat diangkat dari jemuran, biasanya saya lipat dua atau tiga bagian, baru diletakkan dalam keranjang untuk meminimalisir kusut. Jadi setelah kenal KonMari, saya hanya tinggal mengubah cara melipat dan menyusunnya di lemari.

      Tapi setahu saya, KonMari nggak anti setrika kok. Kalau dirasa perlu dan lebih spark joy, silakan saja disetrika dulu.

      Prinsipnya sejauh pemahaman saya adalah menyimpan benda-benda yang spark joy di rumahnya masing-masing, rapi sesuai kategorinya, mudah diambil dan disimpan kembali.

Leave a Reply