[Bunda Sayang] Game Level 9: Memicu Kreativitas Anak– Hari Pertama

  • CevherShare

Seperti kutipan dalam materi level 9 ini, tidak sulit untuk percaya bahwa setiap anak memang terlahir kreatif.

Saya menyaksikan sendiri bagaimana Nara dan Kyna secara alami menggunakan berbagai benda di sekitar mereka untuk bermacam hal di luar kegunaan “aslinya”.

Dalam satu hari saja, begitu banyak “ulah” mereka, yang seringkali, mungkin karena kesabaran dan sudut pandang saya yang masih kurang luas, memancing emosi.

Contohnya dalam pengamatan saya di hari pertama tantangan ini, Nara memandikan bonekanya di dalam wastafel, sementara Kyna malah mencuci handuk kakaknya 😆

Hal yang jika dipikirkan setelahnya terasa lucu, juga wajar, sesuai tahap perkembangan mereka. Namun pada saat kejadian cukup menggoda saya untuk mengeluarkan reaksi yang tidak terlalu positif 🙈

Dalam sehari itu, Kyna menggunakan tali sepatu sebagai stetoskop, Nara menjual balok sebagai sate, es krim, atau buah-buahan. Nara juga memasukkan sebagian mainan ke dalam plastik, lalu memasukkannya lagi ke dalam tas, katanya bekal makan siang untuk dia pergi bekerja. Sementara, Kyna mengisi gelasnya dengan air lalu mengaduknya dengan sikat sedotan. Sedang membuat kue, katanya.

Barangkali masih banyak lagi hal serupa itu yang mereka lakukan, yang luput dari pengamatan saya. Hal-hal ini bukan baru mereka lakukan pada hari itu, tapi tantangan ini membuat saya lebih menyadari dan mengamati dengan lebih seksama.

Kalimat selanjutnya dalam kutipan yang sama juga secara sadar saya sepakati. Orang tua yang kerapkali mematikan kreativitas anak-anak, saat terlalu mudah berasumsi sehingga tidak memberikan anak kesempatan untuk bereksplorasi dan berkreasi.

Kita, saya, sebagai orang tua, juga cenderung ingin anak mengikuti alur dan cara yang kita tentukan, menganggapnya sebagai satu-satunya cara terbaik yang sudah sepatutnya diikuti oleh anak-anak kita. Padahal, jika kita mau memberi sedikit kelonggaran, bisa jadi banyak alternatif cara yang tidak pernah terbayangkan oleh kita, dengan hasil yang sama bahkan lebih baik.

Click to Share

Leave a Reply