[Bunda Sayang] Game Level 9: Memicu Kreativitas Anak– Hari Kedua

  • CevherShare

Bermain peran adalah salah satu permainan favorit Nara dan Kyna. Mulai dari dokter-dokteran, jual-jualan, sekolah-sekolahan, sampai yang sekarang sedang sering dimainkan, menjadi ibu dan bayi.

Nara yang biasanya jadi ibunya. Dia berperan merawat Kyna, yang jadi bayinya. Memakaikan baju, membawa ke dokter dan merawat saat sakit, membacakan cerita, bahkan menyusui 😂

Kyna juga memerankan sang bayi dengan maksimal. Menangis saat ingin menyusu, merangkak, berbaring saat dipakaikan baju.

Sulit menahan tawa kalau mendengar mereka bercakap-cakap dalam perannya.

Bahkan saat saya mengajak bicara misalnya, mereka masih menghayati perannya. Contohnya suatu kali saat saya mengajak Nara makan:

“Kak, makan dulu yuk.”
“Saya lagi bacain cerita nih, Bu. Nanti aja saya makannya, nunggu suami saya.” 🤣

Anak-anak sungguh menyerap apa yang dia lihat dan dengar di sekitarnya, kemudian mampu menuangkannya dalam berbagai bentuk permainan, termasuk bermain peran ini.

Saya biasanya membiarkan saja mereka bermain, menggunakan benda-benda yang mereka rasa bisa mewakili alur permainan mereka. Sesekali saya ikut bermain, entah memang dilibatkan atau sekadar iseng ikut nimbrung sendiri. Dari sedikit saja keterlibatan atau perkataan dari saya, mereka bisa meresponnya dengan baik dan mengembangkannya menjadi kisah yang lebih panjang. Luar biasa ya, anak-anak itu.

Click to Share

Leave a Reply