[Bunda Sayang] Game Level 8: Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini – Hari Kedua

  • CevherShare

Karena belum sempat membuat toples 3S (Spend, Save, Share), saya kembali menggunakan media cerita untuk mengenalkan konsepnya terlebih dahulu kepada Nara dan Kyna.

Dalam cerita yang saya buat, seorang anak bernama Nina belajar mengelola uang sakunya dengan lebih baik karena kisah seekor burung yang murah hati. Nina tadinya enggan berbagi. Semua uang sakunya dia habiskan untuk membeli banyak jajanan. Tidak ada yang boleh minta. Semua dia habiskan atau disimpan hingga kasang terbuang.

Ibunya kemudian menceritakan tentang burung yang murah hati tadi. Bagaimana burung itu mengerti bahwa apa yang dia punya adalah pemberian dari yang Maha Kuasa, karenanya dia pun ingin memberi.

Ibu menjelaskan bahwa dari apa yang Allah titipkan kepada kita, ada bagian orang lain yang harus kita penuhi. Kita juga bisa menabung sebagian uang kita untuk membeli sesuatu yang kita butuhkan namun belum cukup dengan sekali pemberian uang saku saja.

Ibu kemudian mengajak Nina membuat toples 3S. Menggunakan toples tersebut, Nina belajar menyisihkan uang sakunya untuk sedekah, menabung untuk membeli buku idamannya, dan sisanya baru untuk jajan. Itupun kadang tidak dia belanjakan, karena Nina juga belajar membawa bekal.

Terdengar rumit ya?

Tapi Nara dan Kyna serius mendengarkan, walau tidak tahu juga sejauh apa mereka memahami.

Nara nyatanya mengingat soal toples 3S ini dan tertarik saat saya mengajaknya untuk membuatnya begitu kami kembali ke rumah sepulang menginap dari rumah Atoknya.

Click to Share

Leave a Reply