[Bunda Sayang] Game Level 4: Tantangan 10 Hari Memahami Gaya Belajar Anak – Hari Kesebelas

  • CevherShare

Karena Nara mulai tampak tertarik dengan huruf, saya menyertakan lebih banyak huruf dalam kegiatannya sehari-hari.

Misalnya, saya menunjuk kata-kata yang tertera di buku yang saya bacakan untuknya. Tidak sepanjang cerita sih. Hanya bagian judul dan terkadang beberapa kata di tengah cerita.

Saya juga menuliskan namanya dan adiknya di laci mainan mereka.

Saat journaling, saya menuliskan apa yang Nara gambar sambil dia menceritakan gambarnya. Namanya juga selalu saya tuliskan di kertas tersebut. Hal ini saya lakukan sambil menyebutkan apa yang saya tulis keras-keras. Tujuannya, agar Nara mengaitkan antara kata yang dia dengar dengan huruf yang saya tuliskan. Ini juga berlaku untuk Kyna.

Belakangan, saya juga mengajak Nara melakukan tracing. Dengan bantuan kartu huruf bertekstur, Nara meraba huruf yang tersedia kemudian mengulangi gerakannya di atas tepung terigu (saya pernah juga menggunakan beras).

Menurut Montessori, “what the hand does, the mind remembers”
. Kegiatan tracing ini, yang melibatkan indra perasa selain penglihatan, diharapkan dapat membuatnya lebih diingat oleh pikiran.

Saya mulai dari huruf-huruf yang menyusun namanya, adiknya, juga huruf vokal lainnya.

Nara bisa mengulangi sebagian huruf dengan lancar, tapi sebagian besar belum.

Kegiatan ini mencakup gaya belajar visual (melihat huruf), auditori (mendengar bunyi huruf), dan kinestetik (meraba dan menggoreskan bentuk huruf).

Click to Share

Leave a Reply