[Bunda Sayang] Game Level 11: Fitrah Seksualitas – Hari Ketujuh

  • CevherShare

Setelah membahas peran orang tua, lebih khusus ke peran ayah, lalu keseimbangan antara aqil dan baligh, pembahasan berlanjut pada “Pengaruh Media Digital pada Fitrah Seksualitas”.

Tema presentasi yang dibawakan oleh PG 6 ini sangat relevan dengan kondisi zaman sekarang, di mana media digital sudah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari keseharian kita.

Sejak usia dini pun anak-anak umumnya sudah terpapar oleh keberadaan media digital ini. Perlu kita sadari bersama ada dampak negatif dari situasi ini, jika penggunaan media dogital tersebut tidak disesuaikan dengan usia, tahap perkembangan, juga nilai-nilai keluarga.

Salah satu dampak yang dibahas oleh PG 6 adalah terhadap fitrah seksualitasnya.

PG 6 mengemas materi dengan apik dan desain yang menarik. Mulai dari definisi serta cakupan media digital, manfaat, hingga tantangan merawat fitrah seksualitas di era digital.

Salah satu dampak negatif dari media digital yang sangat berkaitan dengan fitrah seksualitas adalah kecanduan pornografi. PG 6 mengulas mulai tahap proses kecanduan, dampaknya bagi otak dan lainnya, sampai pencegahan serta penanganannya.

Akhirnya kembali lagi ke prinsip dasar menumbuhkan fitrah seksualitas juga cara merawatnya di era digital. Bagian yang terkait erat dengan materi-materi sebelumnya. Peran orang tua dalam menyeimbangkan aqil baligh anak agar tercapai bersamaan sehingga tanggung jawab serta kemampuan mengambil keputusan dan kontrol dirinya matang pada waktunya. Komunikasi dan kedekatan dengan anak juga perlu terus dibangun. Semua dengan tujuan anak memiliki bekal yang cukup menghadapi tantangan zaman termasuk keberadaan media digital.

Diskusi juga berjalan seru walau dipenuhi keresahan. Seperti kata salah satu anggota PG 6 yang kurang lebih intinya, usaha apapun yang kita lakukan untuk mengasuh anak, iringi dengan doa, karena hanya dengan izin dan kuasa-Nya anak-anak kita dapat menjadi anak yang sholeh/ah.

Maka, tambahkan ilmu, terus berlatih menyempurnakan pengasuhan, kuatkan hubungan, dan jangan putus berdoa. Semoga Allah melindungi anak-anak kita. Aamiin YRA.

Click to Share

Leave a Reply